Home / Dakwah / Setelah Live In, Dosen IAIN Salatiga: Ahmadiyah Membumikan Ajaran Islam

Setelah Live In, Dosen IAIN Salatiga: Ahmadiyah Membumikan Ajaran Islam

Kuningan- Dalam rangka mengenal Jemaat Ahmadiyah lebih dekat, puluhan mahasiswa beserta dosen pembimbing dari perguruan tinggi IAIN Salatiga liive in di Desa Manislor, Kuningan, Jawa Barat selama empat hari, (12-15/01).

Dosen Pembimbing IAIN Salatiga, Sutrisna, Mpd mengatakan, bahwa Ahmadiyah tidak seperti apa yang diopinikan kebanyakan orang yaitu sesat dan menyesatkan.

“Ahmadiyah membumikan ajaran Islam, inilah konsep Ahmadiyah yang sebenarnya. Mereka sangat hebat dalam amar maruf nahi munkar”, katanya

Sutrisna sangat terkesan bisa live in di perkampungan yang mayoritas warganya adalah Ahmadiyah.

“Hanya ada satu kata ‘amazing’, baru kali ini kehidupan persaudaraan saya rasakan. Dan inilah kehidupan Islami dan hanya ada di Ahmadiyah”, kesannya.

Salah satu pemateri Ekky O. Subandi (PB JAI), sedang menjelaskan tentang Ahmadiyah.

Sementara itu Koordinator Daerah Badan Pelaksana Tasyakur Seabad JAI, Agus Supriyanto sebagai pihak yang berhasil mendatangkan peserta live in menyampaikan, bahwa ada 35 orang yang live in kali ini.

“mahasiswa/i 30 orang dan dosen 5 orang”, ungkapnya saat dihubungi warta-ahmadiyah.org Selasa, (16/01).

Agus menjelaskan, Ahmadiyah dan IAIN Salatiga hubungannya cukup dekat, sebelum live in kita juga pernah membuat kegiatan seminar bersama.

“Silaturahmi selalu saya lakukan, baik lewat pesan di WhatsApp atau kunjungan langsung ke kampus”, jelasya

Agus menambahkan, setelah hubungan kita begitu akrab, kita tawarkan kepada mahasiswa yang ingin mengetahui Ahmadiyah lebih dekat bisa live in.

“Kita mendapatkan respon yang baik dan mereka mau live in, besok kami juga akan berkunjung ke kantor pusat Ahmadiyah bersama 6 dosen IAIN untuk bersilaturahmi dengan Amir Nasional JAI”, ujarnya

Para peserta sedang mengobservasi tentang Ahmadiyah secara langsung.

Agus Supriyanto berharap, kedepan setelah para mahasiswa dan dosen selesai live ini, mereka lebih paham tentang Ahmadiyah.

“Semoga mereka bisa menyampaikan Ahmadiyah yang sesungguhnya kepada masyarakat terutama didunia kampus”, harapnya.

Live in adalah salah satu program dari Jemaat Ahmadiyah, dimana para warga non-Ahmadi bisa tinggal secara langsung bersama warga Ahmadiyah. Disana mereka akan dijelaskan tentang Ahmadiyah, peran Ahmadiyah terhadap Agama, Nusa dan Bangsa, sistem pengkaderan dan sumber pendanaan organisasi.

Baca juga

Jaringan Gusdurian Bogor Bersama Gus Aan Ansori Kunjungi Kantor Pusat Ahmadiyah

BOGOR –  Jaringan Gusdurian Bogor bersama Gus Aan Ansori dari Jaringan Islam Anti Diskriminasi (JIAD) ...

Mau selalu update Warta Ahmadiyah?
Silakan klik tombol “Like/Sukai Halaman” di bawah ini.

Kritik/saran dapat Anda sampaikan pada kolom “Pesan” atau email ke
redaksi@warta-ahmadiyah.org
Terima kasih.