Home / Mancanegara / Jalsah Salanah Qadian 2016, Satu Nubuatan Yang Tergenapi (Bagian 2-Habis)
Peserta Jalsah Salanah Qadian asal Indonesia

Jalsah Salanah Qadian 2016, Satu Nubuatan Yang Tergenapi (Bagian 2-Habis)

Belum genap waktu satu tahun, perkataan yang terucap dari mulut berberkat Hudhur ini telah disempurnakan oleh Allah Ta’ala secara menakjubkan. Taufik untuk menggenapi nubuatan tersebut telah diraih oleh para Ahmadi Indonesia karena mereka telah datang untuk mengikuti Jalsah Salanah Qadian 2016 dengan menumpangi sebuah pesawat carteran khusus.

Berdasarkan ruya tersebut, saya beranggapan bahwa akan tiba waktunya, seperti halnya orang-orang datang ke Qadian untuk mengikuti jalsah dengan mengendarai delman lalu menggunakan kendaraan bermotor yang meninggalkan jejak lubang di jalan-jalan. Saat ini kereta api mengangkut orang-orang ke Qadian. Demikian pula, akan tiba masanya nanti ketika jalsah salanah berlangsung, kita akan kerap mendengarkan pengumuman yang berbunyi “baru saja tiba sekian pesawat dari suatu negara”. Dalam pandangan dunia, hal tersebut akan sangat mengherankan, namun tidak demikian dalam pandangan Allah Ta’ala.

baca juga: 

Lalu beliau Hazrat Muslih Mau’ud (ra) bersabda, “saya meyakini bahwa tidak lama lagi akan tiba masanya ketika orang-orang dari berbagai penjuru dunia akan berdatangan ke Qadian dengan menumpangi pesawat terbang dan moda-moda transportasi lainnya yang sampai saat ini kitapun masih belum mengenalinya. Pada saat itu seluruh jemaat dari berbagai belahan dunia akan berkumpul di Qadian, karena Hazrat Masih Mau’ud (as) telah menerima seluruh ilham yang sama persis seperti yang didapatkan oleh Hazrat Ibrahim (as) ketika membangun Mekah. (Khutbah Jumah 10 Desember 1937).

Hazrat Khalifatul Masih Al-Khamis (atba) telah menyampaikan khutbah Jumah pada tanggal 25 Desember 2015 dari Masjid Baitul Futuh, London. Setelah menyampaikan sabda-sabda Hazrat Muslih Mau’ud (ra) seperti yang tertulis diatas, beliau ABA selanjutnya bersabda,

“Dengan karunia Allah Ta’ala kita sering sekali menyaksikan pemandangan tersebut. Seperti yang telah saya katakan, bahwa para ahmadi yang berasal dari 20 atau 25 negara, saat ini telah tiba di Qadian untuk mengikuti jalsah dengan menumpangi pesawat terbang. Sebagian dari antara mereka ada juga penduduk lokal suatu negeri yang sebelumnya tidak pernah terbayangkan akan dapat berkunjung ke Qadian. Tidak lama lagi akan tiba masanya, suatu hari nanti orang-orang akan datang ke Jalsah Qadian dengan menumpangi pesawat-pesawat carteran,” (Surat Kabar Badar edisi 21 Januari 2016 Hal. 4 Kolom 2).

Belum genap waktu satu tahun, perkataan yang terucap dari mulut berberkat Hudhur ini telah disempurnakan oleh Allah Ta’ala secara menakjubkan. Taufik untuk menggenapi nubuatan tersebut telah diraih oleh para Ahmadi Indonesia karena mereka telah datang untuk mengikuti Jalsah Salanah Qadian 2016 dengan menumpangi sebuah pesawat carteran khusus. Ketika ucapan tersebut keluar dari mulut berberkat Huzur, saat itu juga Allah Ta’ala memerintahkan “Kun” (Jadilah-Pen), lalu pada waktu itu juga para malaikat mulai bekerja untuk memenuhinya. Berlomba-lomba dalam kebaikan, dengan karunia Allah Ta’ala merupakan keistimewaan Jamaah Ahmadiyah. Kita dapat mengatakan bahwa di masa yang akan datang pesawat-pesawat carteran lainnya akan terus berdatangan dan mata rantai ini akan terus meningkat setiap tahunnya. Insya Allah.

Mln. Sayuti Aziz Ahmad Sahib, Principal Jamiah Ahmadiyah Indonesia termasuk dalam rombongan pesawat tersebut dan hadir pada kesempatan Jalsah Salanah Qadian 2016. Ketika menyampaikan kesan-kesan pada sesi kedua di hari pertama Jalsah Salanah, beliau pun menyampaikan perihal penggenapan nubuatan tersebut dengan penuh rasa haru.

Semoga kita menjadi saksi mata akan tibanya masa ketika para ahmadi yang berasal dari berbagai penjuru dunia berkumpul pada Jalsah Qadian 2016. Amin.

Diterjemahkan dari Surat Kabar Mingguan Badr, Qadian 5-12 Januari 2017

Alih Bahasa : Mln. Mahmud Ahmad Wardi
Editor : Talhah Lukman Ahmad

Bagian 1 | Bagian 2

Baca juga

India: Jama’at Muslim Ahmadiyah Mumbai Menyelenggarakan Simposium Perdamaian Untuk Yang ke-2 Kalinya

Dr. Homi B. Dhalla yang mewakili kepercayaan Zoroaster menyinggung mengenai perlunya seluruh agama untuk bersatu sehingga mereka dapat mewakili dunia ...

Mau selalu update Warta Ahmadiyah?
Silakan klik tombol “Like/Sukai Halaman” di bawah ini.

Kritik/saran dapat Anda sampaikan pada kolom “Pesan” atau email ke
redaksi@warta-ahmadiyah.org
Terima kasih.