Home / Jendela / Mengenal Nadzira ‘Mitha’ Boenjamin: Mengukir Prestasi Lewat Hobi, Raih Penghargaan dari Khalifatul Masih V atba
Mengenal Nadzira ‘Mitha’ Boenjamin: Mengukir Prestasi Lewat Hobi, Raih Penghargaan dari Khalifatul Masih V atba

Mengenal Nadzira ‘Mitha’ Boenjamin: Mengukir Prestasi Lewat Hobi, Raih Penghargaan dari Khalifatul Masih V atba

Mitha, sapaan akrab LI lulusan Universitas Indonesia Fakultas Hukum dengan IPK cumlaude ini, pernah menyabet juara 1 peradilan semu tingkat kampus sebagai jaksa penuntut umum. Penuntut Umum terbaik dan Berkas terbaik juga pernah ia raih dalam beberapa ajang perlombaan.

Setiap anak Ahmadi tentunya ingin mendapatkan penghargaan langsung dari Khalifah. Lewat hobi dan prestasi yang diraih, Nadzira berhasil mencapai cita-citanya dan cita-cita semua anak Ahmadi tersebut.

Jalsah Salanah UK yang diselenggarakan pada Agustus lalu, menjadi momen yang tidak pernah dilupakan oleh Nadzira Boenjamin. Anggota Lajnah Imaillah (wanita muslimah Ahmadiyah-red) Jakarta Barat yang kini berusia 22 tahun tersebut, mendapatkan penghargaan langsung dari Hadhrat Khalifatul Masih V atba.

baca juga: 

Distinguished Academic Achievement, berhasil Nadzira raih karena lulus dengan distinction dan mendapatkan IPK tertinggi dengan angka 3,72.

Berawal dari kekagumannya melihat anak ahmadi yang beruntung mendapat penghargaan dari Huzur, Nadzira pun mengajukan prestasi yang diraih. Dua bulan sebelum Jalsah International, ia sudah membuat cover letter untuk dikirim ke Huzur. “Saran aku sih, bikin translation prestasi yang pernah kalian raih sebelum dikirim agar proses penyeleksian menjadi lebih mudah,” terang Nadzira.

Saat namanya dipanggil, perasaan Nadzira tidak bisa digambarkan. “Aku deg-degan banget. Aku sampai nggak berani menatap Huzur. Aku dikalungi medali oleh Amna Jaan (panggilan untuk istri Huzur-red), ini merupakan momen yang nggak pernah aku lupakan,” ungkap Nadzira.

Al-Quran dengan tanda tangan Huzur, sertifikat dan medali berhasil ia peroleh pada Jalsah UK tahun ini.

Mitha, sapaan akrab LI lulusan Universitas Indonesia Fakultas Hukum dengan IPK cumlaude ini, pernah menyabet juara 1 peradilan semu tingkat kampus sebagai jaksa penuntut umum. Penuntut Umum terbaik dan Berkas terbaik juga pernah ia raih dalam beberapa ajang perlombaan.

Selain menyabet beberapa prestasi membanggakan dalam bidang akademis, hobi nya menulis ia aplikasikan pada blog yang berisi seputar kecantikan.

Siapa sih Nadzira?

“Aku suka share beauty review. Aku ingin membantu wanita untuk feel confident. Agar semua wanita merasa bahwa dirinya cantik,” ujar Mitha.

Alhasil, viewers blog dan vlog Mitha kini mencapai ribuan. Selain suka menulis seputar kecantikan, beberapa kali Mitha menulis isu hangat maupun penting di blog pribadinya.

Meskipun telah mengukir sejumlah prestasi akademis, Mitha merasa belum terlalu banyak berkontribusi untuk Jemaat. “Setelah lulus ini, aku akan fokus untuk Jemaat. Aku pun diamanatkan oleh Khalifah untuk menjadi human right lawyer,” tutur Mitha. Mitha mengaku, alasannya memilih jurusan hukum karena untuk membela Jamaah Ahmadiyah.

Kecintaan Mitha kepada Jemaat telah ia buktikan dari kebiasaannya membaca buku-buku Jemaat. “Aku lebih nge-push diri aku untuk berada di nizam jemaat dengan membaca dan belajar untuk meningkatkan kerohanian aku,” lanjutnya.

Prestasi yang Mitha ukir selama ini tidak secara instan. Ia selalu mendorong dirinya untuk mau belajar. Menurut Mitha, wanita itu its good to be smart, its cool to be smart, wanita kalau tidak ada drive untuk belajar itu tidak keren.

Hobinya menulis dan membaca telah ia buktikan dalam setiap kesempatan belajar di kelas. Mitha selalu menjadi notulensi ketika dosen mengajar. “Aku selalu siap dengan laptop. Aku ketik semua yang dijelaskan dosen,” ujar Mitha.

Menurutnya, memperhatikan dosen saja hanya membuat fikiran melayang. “Percaya deh sama aku, ini berhasil. Catatan kalian akan lebih lengkap dengan konsep yang matang,” tutupnya.

Meskipun terkesan kerja dua kali dan cukup letih, beberapa temannya yang mengikuti metode ini mendapatkan nilai bagus.

Kontributor : Nabila Daeng
Editor : Talhah Lukman Ahmad

Baca juga

Persekusi Terhadap Jemaat Ahmadiyah jadi Sorotan Jurnalis Keagamaan

JAKARTA – Tindak presekusi terhadap sejumlah komunitas kegamaan menjadi sorotan di hari pertama Conference on ...

Tinggalkan Balasan

Mau selalu update Warta Ahmadiyah?
Silakan klik tombol “Like/Sukai Halaman” di bawah ini.

Kritik/saran dapat Anda sampaikan pada kolom “Pesan” atau email ke
redaksi@warta-ahmadiyah.org
Terima kasih.