Home / Khazanah / SHORT TERM AWARDS, LEADERSHIP FOR SENIOR MULTI-FAITH WOMEN LEADERS

SHORT TERM AWARDS, LEADERSHIP FOR SENIOR MULTI-FAITH WOMEN LEADERS

Hits: 634

Ibu Fitria Sumarni, Ketua Komite Hukum Ahmadiyah, menjadi Perwakilan Komunitas Muslim Ahmadiyah Indonesia menjadi salah satu awardee (penerima penghargaan) Short Term Awards, Leadership for Senior Multi-faith Women Leaders dari Australia Awards Indonesia (AAI).

Ibu Fitri, demikian sapaan akrab beliau, meraih kehormatan ini bersama 25 orang awardee lainnya yang berasal dari organisasi lintas agama dan merupakan leader di organisasinya masing-masing, diantaranya dari Komnas Perempuan, Kementerian Agama RI, Fatayat dan Muslimat NU, Muhammadiyah, Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin), UIN Samarinda, UIN Sunan Kalijaga, Universitas Hasanudin Makasar dan Parisada Hindu Darma Indonesia, Wahid Foundation, Wanita Budhis serta Mosintuwu Institute Poso.

Short Term Awards ini dibagi dalam tiga bagian :

  1. Pre-Award Workshop di Hotel Doubletree by Hilton Jakarta pada 7-9 Mei 2019.
  2. Workshop di Deakin University Melbourne, Victoria, Australia pada 15-26 Juli 2019
  3. Post-Award Workshop di Hotel Doubletree by Hilton Jakarta pada 9-11 Oktober 2019

Melalui Short Terms Awards ini para peserta diharapkan dapat memegang peranan penting untuk meningkatkan pembangunan ekonomi, sosial budaya di organisasi dan masyarakat luas, mempromosikan perdamaian dan toleransi antar umat beragama serta membangun jaringan global untuk pemimpin perempuan di masa depan.

Beberapa tujuan dari program studi singkat ini adalah memberdayakan perempuan untuk memiliki keterampilan presentasi, negosiasi dan kerjasama, memahami keberagaman dan latar belakang ilmu kepemimpinan serta meningkatkan kemampuan pemimpin perempuan dalam berfikir secara kritis dan strategis.

Pada pembukaan workshop di Deakin Universitry, para awardee disambut dengan hangat oleh Dr. Rebecca Barlow (Course Designer & Leader, Senior Research Fellow di Alfred Deakin Institute for Citizenship and Globalisation, Deakin University), Annemarie Ferguson (Course Consultant & Awards Project Officer) serta Prof. Shahram Akbarzadeh (project Manager & Course Advisor). Workshop resmi dibuka oleh Konjen Indonesia Ibu Spica A. Tutuhatunewa.

Selain pada acara pembukaan workshop, tim berkesempatan bertemu lagi dengan Ibu Konjen dalam acara makan malam di Kantor Konsulat Jenderal RI di Melbourne dan pada acara penutupan workshop di Hotel Windsor Melbourne.

Workshop di negeri kanguru menjadi pengalaman yang berharga untuk para awardee. Selain mendapatkan ilmu tentang leadership dari para narasumber yang ahli di bidangnya masing-masing, para awardee juga berkesempatan mengunjungi Darebin City Council dan bertemu dengan para pejabat di sana dan kunjungan ke Gedung Parlemen Victoria serta organisasi-organisasi perempuan di Australia yang concern pada pemenuhan hak-hak perempuan seperti WIRE (Women’s Information and Referral Exchange) dan Queen Victoria Women’s Center yang memiliki slogan for women by women.

Salah satu layanan yang diberikan oleh Queen Victoria Women’s Center adalah layanan penyediaan barang-barang penunjang bagi perempuan Australia yang sedang mencari pekerjaan. Barang-barang penunjang tersebut diantaranya adalah pakaian, sepatu, tas, sabuk, aksesoris, kosmetik yang diberikan secara gratis kepada siapa saja yang membutuhkannya untuk dipakai bekerja atau menghadiri interview. Tidak hanya itu bahkan perawatan tubuh seperti shampoo, sabun, body lotion yang masih baru pun disediakan oleh Queen Victoria Women’s Center. Barang-barang tersebut adalah sumbangan dari perempuan Australia dan masih memiliki kualitas yang baik serta sesuai dengan fashion yang sedang tren.

Kunjungan ke Masjid Ahmadiyah Melbourne, Victoria, Australia.

Hari Sabtu dan Minggu mejadi hari bebas untuk para awardee menikmati indahnya kota Melbourne. Pada hari Sabtu, 20 Juli 2019, Sebagian dari awardee berwisata ke Melbourne Zoo, Shine of Remembrance dan Queens Victoria Market dan sebagian lagi menikmati dinginnya salju di Mount Buller. Pada hari berikutnya, Fitria dan lima rekan sesama awardee yaitu Nur Qomariah dari Komnas Perempuan, Ni Putu Sri Artati dari Parisada Hindu Dharma Indonesia, Elma Hariyani Harsan dari Kementrian Agama RI, Aprida Sondang dari Wahid Foundation dan Zaitu Asrilla dari PP Muslimat NU berkesempatan mengunjungi Masjid Ahmadiyah dan Community Centre ‘Bait-ul-Salam’ (House of Peace) di 6 Leisureland Langwarrin yang jaraknya sekitar 45 KM dari Kota Melbourne.

Sadr Lajnah Melbourne Mrs. Mansoora Seda dan juga para pengurus Lajnah Imaillah Melbourne menyambut dengan penuh keramahan dan kehangatan. Sadr Lajnah Melbourne menyampaikan bahwa beliau sangat mencintai Indonesia dan setiap hari selalu berdoa untuk Jemaat Ahmadiyah Indonesia.

Australia Global Alumni

Rangkaian terakhir dari program Short Term Awards adalah mengikuti Post-Award Workshop di Hotel Doubletree by Hilton Jakarta pada 9-11 Oktober 2019. Para awardee yang telah lulus mengikuti seluruh rangkaian mendapatkan sertifikat dan dinyatakan sebagai bagian dari Australia Global Alumni dan berkesempatan mengikuti kegiatan-kegiatan pengembangan profesional dalam skala nasional dan global dan berjejaring dengan seluruh alumni di Indonesia dalam forum Alumni Australia di LinkedIn.

Sebagai awardee Pada 19 september 2019 lalu, Fitria diundang oleh kedutaan besar Australia untuk menghadiri acara makan malam menghormati Mr. Ridwaan Jadwat, Utusan Khusus Australia untuk kerjasama Organisasi Konferensi Islam (OKI). Dalam acara makan malam ini Fitria bertemu dengan sejumlah Alumni Australia dari berbagai kampus dan organisasi.

Kontributor : FS (14/10/2019)

Baca juga

Jemaat Ahmadiyah Semarang Hadiri Silaturahim Nasional Ulama Umaro TNI POLRI

Hits: 96 Silaturahim Nasional Ulama, Umaro, TNI, dan Polri kembali diselenggarakan di Kajen, Kabupaten Pekalongan, ...

Tinggalkan Balasan