Home / Daerah / Jalin Silaturahmi dengan Warga Non-Ahmadi, Perempuan Ahmadiyah Gondrong Gelar Pelatihan Pembuatan Pizza

Jalin Silaturahmi dengan Warga Non-Ahmadi, Perempuan Ahmadiyah Gondrong Gelar Pelatihan Pembuatan Pizza

Hits: 52

TANGERANG – Selasa (23/2), selepas shalat Dhuhur, beberapa pengurus Perempuan Ahmadiyah Gondrong melaksanakan silaturahmi dengan warga RT. 05 RW. 05 Kelurahan Kenanga Kecamatan Cipondoh Tangerang. Bertempat di rumah ketua RW.05, Perempuan Ahmadiyah Gondrong mengadakan pelatihan pembuatan pizza.

Pandemi Covid-19 tidak mengurangi semangat silaturahmi Perempuan Ahmadiyah Gondrong.  Jalinan silaturahmi dengan warga di lingkungan Kelurahan Kenanga memang sudah terbina sejak lama, beberapa diantaranya bahkan ada yang menjadi kader posyandu dan PKK.

Siapa yang tak kenal pizza? Makanan dari negeri Italia ini lumayan menguras kantong jika membelinya. Atas dasar itulah, Perempuan Ahmadiyah Gondrong berupaya membagi ilmu membuat pizza, supaya dapat dinikmati oleh siapa saja.

Tepat pukul 13.00 WIB, pelatihan dimulai. Ibu-ibu dari Mesjid Mahmudah (Perempuan Ahmadiyah Gondrong) yang berjumlah 5 orang dengan lihai mempraktekan cara membuat pizza. Mulai dari membuat base, menghias dengan berbagai topping yang menggugah selera, hingga proses pemanggangan pizza.

Ibu-ibu warga RW. 05 yang mengikuti pelatihan ini tampak antusias. Bagaimana tidak, pelatihan ini diadakan setahap demi setahap agar warga bisa mempraktekannya di rumah masing-masing. Bahkan dapat menjadi lahan bisnis untuk menambah pendapatan di masa pandemi.

Ibu-ibu warga RW. 05 tampak senang dengan adanya pelatihan pembuatan pizza ini, karena bisa langsung dipraktekkan dan hasilnya pun bisa dinikmati oleh peserta pelatihan. Semoga silaturahmi ala perempuan Ahmadiyah Gondrong ini, bisa terus berkelanjutan, melalui pelatihan-pelatihan lainnya.

Kontributor: Meilita H
Editor: Syamsa

Baca juga

Forum Lintas Iman Jember, Bahas Kemaslahatan Umat Hingga Sepakat Bangun Desa Tertinggal

Hits: 101 JEMBER – Sabtu (27/2), puluhan orang dari berbagai komunitas mulai berdatangan ke Shalat ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *