Home / Daerah / Muballigh Ahmadiyah Bengkayang : Al-Quran, ‘Jendela’ Dunia Akhirat.

Muballigh Ahmadiyah Bengkayang : Al-Quran, ‘Jendela’ Dunia Akhirat.

Hits: 853

Dalam sebuah hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari, Yang Mulia Rasulullah (saw) bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Quran dan mengajarkannya.”

Berbekal hadits ini Muballigh Ahmadiyah Bengkayang – KALBAR, Mln. Farid Mahmud Ahmad, mencanangkan gerakan ‘Jendela Dunia Akhirat’ melalui Al-Quran. Meski terhitung baru menetap di Bengkayang, Mln. Farid berkeinginan agar kaum muslimin disekitaran tempat tinggal beliau meraih kemuliaan dunia dan akhirat melalui Al-Quran.

Walhasil kegiatan ini pun diikuti tidak hanya oleh para Ahmadi (sebutan bagi orang Ahmadiyah), bahkan mereka yang bukan Ahmadi pun dengan semangat mengikuti gerakan memuliakan Al-Quran ini.

Dari keterangan Mln. Farid, Jumat (7/9/2018), disampaikan bahwa, “Kegiatan ini dialamatkan bagi anak-anak, meski terkendala dengan listrik yang sering padam serta perlengkapan mengajar yang terbatas namun antusias mereka sangat tinggi.”

Melalui gerakan ini, Mln. Farid berharap terlahir duta-duta Islam yang hafal, paham dan pengamal Al-Quran, sehingga kemuliaan ajaran Al-Quran dapat tersebar melalui akhlak yang mulia dan menjadi peluang untuk memberikan pesan Islam yang damai kepada masyarakat Bengkayang yang notabene nya adalah mayoritas non muslim.

Selain memperdalam Al-Quran, gerakan ini pun berupaya meningkatkan kapasitas anak-anak melalui pengajaran ilmu-ilmu duniawi seperti pelajaran-pelajaran sekolah termasuk bahasa Inggris. Mln. Farid terobsesi meski anak-anak ini berada di daerah perbatasan Indonesia – Malaysia yang jauh dari kemajuan pendidikan di Ibukota, namun diharapkan kelak mereka memiliki ragam kemampuan untuk meraih kesuksesan dalam menghadapi tuntutan kemajuan zaman. (IAG)

Baca juga

Khatam Al-Quran dan Ahmadiyah Singkut

Hits: 62 Singkut, (09/07/2020). Beberapa hari sebelumnya Kades Batu Putih bertanya kepada kami via telepon, ...

Tinggalkan Balasan